Fandom

Ensiklopedia Islam

Ihsan

1.092pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Wikipedia-logo-id.png
Wikipedia memiliki artikel
ensiklopedia mengenai:

Ihsan Edit

Hadis Jibril Edit

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Saat suatu hari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berkumpul dengan orang-orang, Jibril mendatanginya, kemudian bertanya, "Apakah iman?" Beliau bersabda, "Iman adalah engkau percaya kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, para rasul-Nya, dan engku percaya kepada kebangkitan." Jibril bertanya lagi, "Apakah Islam?" Beliau bersabda, "Islam adalah engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu, mendirikan salat, menunaikan zakat wajib, dan berpuasa Ramadan." Jibril bertanya, "Apakah ihsan?" Beliau bersabda, "Engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya dan jika engkau tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu." Jibril bertanya, "Kapankah Kiamat?" Beliau bersabda, "Yang ditanya tidak lebih mengetahui daripada yang bertanya. Aku akan memberitahumu tentang tanda-tandanya: Jika budak melahirkan tuannya. Jika penggembala-unta berkulit hitam meninggi-ninggikan bangunan. Lima hal yang tidak mengetahuinya, kecuali Allah." Kemudian Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam membaca ayat, "Sesungguhnya Allah memiliki ilmu tentang Kiamat." Lalu orang itu pergi. Beliau bersabda, "Susullah ia." Namun mereka tidak melihat sesuatu pun. Beliau bersabda, "Ini adalah Jibril. Ia datang mengajarkan manusia perihal agama mereka."[1]

Ihsan adalah maqam yang lebih khusus daripada takwa Edit

Telah berkata Syaikh Abu Muhammad bin Abi Hamzah, "Istilah takwa adalah umum untuk seluruh kaum mukminin. Akan tetapi manusia berada di dalamnya dengan beberapa derajat. Allah berfirman, 'Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apabila mereka bertakwa serta beriman, dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, …'[2] Oleh karena itu, setiap yang masuk Islam, sungguh telah bertakwa, yaitu menghindarkan dirinya dari kekal di neraka. Dan ini adalah maqam khalayak umum. Adapun maqam khusus adalah maqam ihsan sebagaimana sabda beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, 'Menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya.'"[3]

Catatan Edit

  1. HR Bukhari (48 & 4404), Muslim, Ibnu Majah, dan Ahmad.
  2. Kelengkapan ayat: "… kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman, kemudian mereka tetap juga bertakwa dan berbuat ihsan. Dan Allah menyukai orang-orang yang ihsan." (QS 5:93)
  3. Al-Fath (5355).

Rampaian Edit

Also on Fandom

Random Wiki