Fandom

Ensiklopedia Islam

Mitsqal

1.092pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Awalnya dinar Khalifah Abdul Malik bin Marwan mengikuti standar Bizantium 4,55 g. Di antara koin ini adalah dinar 4,461 g (694 ‒ 695 M)[1]

Up to the late seventh century, coins in the western region of the Islamic world copied and adapted the coins of the Byzantines whom they conquered. The 'Standing Caliph' image was used both on gold and copper coins. It reflects a stage in the evolution of early Islamic coinage, with the 'arabization' of the earlier Byzantine coins.

(Hingga akhir abad ketujuh, koin di wilayah barat dunia Islam menyalin dan mengadaptasi koin Bizantium yang mereka taklukkan. Gambar 'Khalifah Berdiri' digunakan pada kedua koin emas dan tembaga. Ia menggambarkan suatu babak dalam evolusi perkoinan-Islam awal, dengan 'arabisasi' terhadap koin-Bizantium terdahulu.)[2]

Along with the new design came a new weight standard. The Byzantine standard of 4.55 g, which had been previously used, was adjusted to 4.25 g, a weight also known as the mithqal.

(Bersama dengan desain baru, tibalah standar berat baru. Standar Bizantium 4,55 g yang awalnya digunakan, disesuaikan menjadi 4,25 g; berat yang juga dikenal sebagai mitsqal.)[3]

Saat Abdul Malik berpandangan untuk menjadikan percetakan guna melindungi dua nuqud terhadap pemalsuan dalam muamalah kaum Muslimin, beliau menetapkan kadarnya berdasarkan apa yang telah ditetapkan pada masa Umar radhiyallahu 'anhu.[4][5]

Kemudian Khalifah Abdul Malik bin Marwan mengoreksinya menjadi 1 mitsqal atau 4,25 g. Salah satunya adalah dinar 4,2 g ini (698 ‒ 699).[6]

Berat dinar Edit

Ulil Amri Masa Pemerintahan (M) Dinar (g)
Khalifah Abdul Malik bin Marwan 685 ‒ 705

4,55 (sebelum standarisasi)[3]

4,461 (sebelum standarisasi)[1]

4,25 (standar)[3]

4,2 (standar)[6]

Khalifah Hisyam bin Abdul Malik 723

3,8

4,2

4,3

Khalifah Harun Ar-Rasyid 786 ‒ 809 4,200[7]
Sultan Mudaffar Sjah II 1986 ‒ sekarang 4,250
Sultan Bantilan Muizzuddin II 2009 ‒ sekarang 4,250
Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat 2010 ‒ sekarang 4,250

Catatan Edit

Also on Fandom

Random Wiki