Fandom

Ensiklopedia Islam

Ringkasan Hadits/18249

< Ringkasan Hadits

1.092pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " مَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيكُ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، بَعْدَمَا يُصَلِّي الْغَدَاةَ عَشْرَ مَرَّاتٍ، كَتَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ، وَمَحَى عَنْهُ عَشْرَ سَيِّئَاتٍ، وَرَفَعَ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ، وَكُنَّ لَهُ بِعَدْلِ عِتْقِ رَقَبَتَيْنِ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ، وَكُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنَ الشَّيْطَانِ حَتَّى يُمْسِي، فَإِنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي كَانَ لَهُ مِثْلُ ذَلِكَ، وَكُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنَ الشَّيْطَانِ حَتَّى يُصْبِحَ "

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Barangsiapa mengucapkan Lā ilāha illăllähu wahdahū lā syarīka lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'ala kulli syai`in qådīrun (Tidak ada ilah selain Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya pula segala pujian, di tangan-Nya segala kebaikan, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) setelah Shalat Subuh sepuluh kali, maka Allah Azza wa Jalla tulis baginya sepuluh kebaikan, Allah hapus darinya sepuluh keburukan, Allah angkat dia sepuluh derajat, dia memperoleh pahala seperti memerdekakan dua orang budak dari keturunan Ismail, dan menjadi perisai untuknya dari setan hingga petang. Dan jika ia mengucapkannya ketika petang, ia juga memperoleh yang seperti itu, dan menjadi perisai untuknya dari setan hingga subuh."

Takhrij Edit

Hadits riwayat:

  1. Ahmad (8719)
  2. Nasai dalam al-Kubra (9770)
  3. Thabarani dalam ad-Dua (705)
  4. Hasan bin Arafah dalam Juznya (18)

Tahqiq Edit

  1. Syaikh Albani: Shahih. Ash-Shahihah (113).
  2. Syaikh Arnauth dalam Tahqiq Musnad Ahmad (8719): Isnadnya shahih berdasarkan syarat Syaikhan.

Also on Fandom

Random Wiki