Fandom

Ensiklopedia Islam

Sedekah

1.092pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Wikipedia-logo-id.png
Wikipedia memiliki artikel
ensiklopedia mengenai:

Sedekah Edit

Doa malaikat kepada orang yang bersedekah Edit

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah bersabda, "Tidak ada satu haripun yang seorang hamba bangun pagi di hari itu, melainkan turun dua malaikat. Salah satunya berkata, 'Ya Allah! Berilah ganti pada orang yang berinfak.' Dan yang lain berkata, 'Ya Allah! Berilah kebinasaan pada orang yang menahan-nahan harta.'"[1]

Sedekah dari kelebihan harta Edit

… Dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, "Kelebihan (dari apa yang diperlukan)." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatnya kepadamu agar kamu memikirkan."[2]

Sedekah tanpa tindakan yang menyakitkan Edit

Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya, Maha Penyantun.[3]

Sedekah ketika sehat Edit

Sedekah atas nama orang tua Edit

Rupa-rupa sedekah Edit

Penerima sedekah Edit

Sedekah kepada diri sendiri Edit

Dari Abu Qatadah, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Wahai manusia! Belilah diri kalian dari Allah dengan harta Allah. Jika salah seorang di antara kalian bakhil memberikan hartanya kepada manusia, maka mulailah dari dirinya sendiri. Bersedekahlah kepada dirinya sendiri. Makan dan berpakaianlah dari apa yang Allah Azza wa Jalla rizkikan kepadanya."[4]

Sedekah kepada istri, anak, dan pembantu Edit

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Bersedekahlah kalian." Seorang lelaki berkata, "Wahai Rasulullah! Saya punya satu dinar." Beliau bersabda, "Sedekahkanlah ia untuk dirimu sendiri." Dia berkata, "Saya punya yang lain." Beliau bersabda, "Sedekahkanlah ia kepada istrimu." Dia berkata, "Saya punya yang lain." Beliau bersabda, "Sedekahkanlah ia kepada anakmu." Dia berkata, "Saya punya yang lain." Beliau bersabda. "Sedekahkanlah ia kepada pembantumu." Dia berkata, "Saya masih punya yang lain." Beliau bersabda. "Engkau lebih tahu (kepada siapa seharusnya bersedekah)."[5]

Sedekah kepada orang tua Edit

Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Ketika aku duduk bersama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, seorang wanita kepada beliau. Dia berkata, "Sesungguhnya aku menyedekahkan seorang budak kepada ibuku, kemudian ibuku meninggal." Beliau bersabda, "Engkau mendapat pahala dan Dia mengembalikannya kepadamu sebagai warisan." Dia berkata, "Wahai Rasulullah! Dia mempunyai utang puasa sebulan. Bolehkah aku berpuasa untuknya?" Beliau menjawab, "Berpuasalah untuknya." Dia berkata lagi, "Dia belum haji sekalipun. Bolehkah aku berhaji untuknya?" Beliau menjawab, "Berhajilah untuknya."[6]
Dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata: Seorang lelaki datang kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dia berkata, "Sesungguhnya aku memberikan kebunku kepada ibuku. Dia meninggal dan tidak meninggalkan ahli waris selain diriku." Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berkata, "Sedekahmu berpahala dan kebunmu kembali kepadamu."[7]

Sedekah kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, dan ibnu sabil Edit

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, "Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan." Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.[8]

Sedekah kepada orang fakir dan tamu Edit

Sedekah kepada mujahid Edit

Sedekah kepada orang yang punya hutang Edit

Sedekah kepada janda Edit

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah bersabda, "Orang yang menyantuni janda dan orang miskin adalah seperti mujahid di jalan Allah atau (seperti) orang yang shalat di malam hari dan berpuasa di siang hari."[9]

Tulisan Edit

  1. HR. Bukhari (1351) dan Muslim.
  2. QS. Al-Baqarah, 2:219.
  3. QS. Al-Baqarah, 2:263.
  4. HR. al-Kharaithi dalam Makarim al-Akhlaq (564). Ash-Shahihah (271).
  5. HR. Nasai (2488/2535), Abu Dawud, dan Ahmad. Ringkasan Hadits (18203).
  6. HR. Muslim (1939/1149), Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad. Ringkasan Hadits (22956).
  7. HR. Ibnu Majah (2386/2395) dan Ahmad. Ringkasan Hadits (22614).
  8. QS. Al-Baqarah, 2:215.
  9. HR. Bukhari (4934).

Also on Fandom

Random Wiki