Fandom

Ensiklopedia Islam

Witir

1.092pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Wikipedia-logo-id.png
Wikipedia memiliki artikel
ensiklopedia mengenai:

Witir Edit

Surat yang dibaca ketika Witir Edit

Dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam membaca dalam Witir Sabbihisma Råbbikal A'lā, Qul ya ayyuhal kāfirūn, dan Qul huwăllähu Ahad dalam tiap rekaat."[1]
Dari Abdul Aziz bin Juraij, ia berkata: Kami bertanya kepada Aisyah, "Dengan apa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam biasa berwitir?" Ia menjawab, "Beliau bisa membaca pada rekaat pertama Sabbihisma Råbbikal A'lā, pada rekaat kedua Qul yā ayyuhal kāfirūn, pada rekaat ketiga Qul huwăllähu Ahad dan al-Muawwidzatain."[2]

Juga berdasarkan hadits Ubay bin Ka'ab dan Abdurrahman bin Abza di bawah.

Doa setelah Witir Edit

Dari Ali bin Abi Thalib, bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam biasa mengucapkan di akhir witirnya, "Ăllähumma innī a'ūdzu biridhäka min sakhåtika wa bimu'āfātika min 'uqūbatika wa a'ūdzu bika minka lā uhshī tsanā-an 'alaika anta kamā atsnaita 'alā nafsika (Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu, aku tidak dapat menghitung pujian kepada-Mu, Engkau sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri)."[3]
Dari Ubay bin Ka'ab, bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam biasa berwitir tiga rekaat. Beliau biasanya pada rekaat pertama membaca Sabbihisma Råbbikal A'lā, rekaat kedua Qul yā ayyuhal kāfirūn, dan rekaat ketiga Qul huwăllähu Ahad. Beliau berqunut sebelum rukuk. Begitu selesai, beliau mengucapkan Subhānal Malikil Quddūs tiga kali dengan memanjangkan bagian akhirnya.[4]
Dari Abdurrahman bin Abza, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam biasa berwitir dengan Sabbihisma Råbbikal A'lā, Qul ya ayyuhal kāfirūn, dan Qul huwăllähu Ahad. Jika salam beliau mengucapkan Subhānal Malikil Quddūs tiga kali dan meninggikan suaranya pada yang ketiga.[5]

Shalat setelah Witir Edit

Dari Tsauban, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau telah bersabda, "Sesungguhnya perjalanan ini sulit dan berat. Oleh karena itu jika salah seorang di antara kalian berwitir, maka hendaklah ia ruku dua rekaat. Jika bangun malam, (maka bertahajjudlah). Jika tidak, maka dua rekaat itu tertulis untuknya (sebagai shalat malam)."[6]

Larangan dua kali Witir Edit

Catatan Edit

  1. HR. Tirmidzi (424), Nasai (1684), Ibnu Majah (1162), dan Ahmad.
  2. HR. Tirmidzi (425), Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad. Tirmidzi mengatakan, "Dan ini adalah hadits hasan gharib."
  3. HR. Tirmidzi (3489), Nasai (1727), Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad. Tirmidzi mengatakan, "Ini adalah hadits hasan gharib …"
  4. HR. Nasai (1681, 1683, 1710), Abu Dawud (1218), dan Ahmad (20218).
  5. HR. Nasai (1713 ‒ 1715, 1717, 1720 ‒ 1721, 1730 ‒ 1734) dan Ahmad.
  6. HR. Darimi (1546).

Also on Fandom

Random Wiki